Progres Video Pembangunan Oktober 2018

Progres Grand Cendana Residence pada Bulan Oktober 2018, rumah-rumah tipe 30 dan 36 sudah banyak yang sudah masuk tahap penyelesaian. Untuk listrik saat ini sudah mulai pemasangan tiang-tiang listriknya. Untuk air masih proses pembuatan sumurnya. Nantikan progres selanjutnya Grand Cendana Residence di Bulan depan.

 

Iklan

Lubang Resapan Biopori

WhatsApp Image 2018-11-09 at 09.42.34 WhatsApp Image 2018-11-09 at 15.55.15

Lubang Resapan Biopori adalah lubang resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan, berfungsi dalam penanganan limbah organik dan juga baik untuk kesehatan tanah.

Pada awalnya biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai aktifitas organisme di dalamnya, seperti cacing, perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah lainnya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara dan akan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.

Bila lubang-lubang seperti ini memiliki jumlah yang banyak, maka kemampuan dari sebidang tanah untuk meresapkan air  diharapkan akan semakin meningkat. Meningkatnya kemampuan tanah untuk meresapkan air akan memperkecil peluang terjadinya aliran air di permukaan tanah atau bahaya banjir yang mungkin akan terjadi.

Secara alami kondisi tersebut dapat dijumpai pada lantai hutan dimana serasah atau bahan organik tertumpuk di bagian permukaan tanah. Bahan organik tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pakan (sumber energi) bagi berbagai fauna tanah untuk melakukan aktifitasnya termasuk membentuk biopori. Pada ekosistem lantai hutan yang baik, sebagian besar air hujan yang jatuh dipermukaannya akan diresapkan kedalam tanah.

Ekosistem demikian dapat ditiru di lokasi lain dengan membuat lubang vertikal kedalam tanah. Lubang-lubang tersebut selanjutnya diisi bahan organik, seperti sampah-sampah organik rumah tangga, potongan rumput atau vegetasi lainnya, dan sejenisnya. Bahan organic ini kelak akan dijadikan sumber energi bagi organisme di dalam tanah sehingga aktifitas mereka akan meningkat. Dengan meningkatnya aktifitas mereka maka akan semakin banyak biopori terbentuk.

Kesinergisan antara lubang vertikal yang dibuat dengan biopori yang terbentuk akan memungkinkan lubang-lubang ini dimanfaatkan sebagai lubang peresapan air artifisial yang relatif murah dan ramah lingkungan. Lubang resapan ini selanjutnya diberi julukan Lubang Resapan Biopori atau disingkat sebagai LRB.

Karena banyaknya manfaat Lubang Resapan Biopori, perumahan Grand Cendana Residence menyediakan dua buah lubang resapan biopori untuk setiap rumahnya.

Sumber : http://www.biopori.com/

Langkah-langkah Membeli Rumah dengan KPR

Salah satu cara membeli rumah adalah dengan cara KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Adapun langkah-langkah membeli rumah dengan KPR, sebagai berikut :

1. Temukan rumah yang akan dibeli dengan kredit
Informasi ini bisa didapatkan dengan mendatangi pihak Bank tempat Anda akan mengajukan KPR ataupun mencari informasi sendiri lewat koran atau internet.

2. Tanyakan segala hal tentang rumah yang ingin dibeli
Hal-hal yang perlu ditanyakan seperti harga rumahnya, berapa uang mukanya, cicilannya, berapa biaya tanda jadinya, sudah siap huni atau inden, dan pertanyaan lainnya.

3. Bayar tanda jadi
Tanda jadi ini adalah tanda booking yang merupakan bukti pemesanan rumah yang akan Anda beli agar rumah tersebut tidak dibeli orang lain.

4. Bayar Uang Muka KPR
Setelah membayar tanda jadi, langkah selanjutnya dari prosedur pembelian rumah secara kredit ini adalah membayar uang muka KPR.

5. Ajukan KPR ke pihak Bank
Umumnya developer akan membantu Anda mengurus pengajuan KPR ke bank yang sudah menjadi partnernya. Tapi bila Anda memilih Bank yang bukan partner developer maka Anda akan diminta untuk memproses pengajuan kredit KPR rumah ini sendiri.

Biaya Tambahan KPR yang Sering Terabaikan

Terdapat beberapa biaya tambahan yang perlu dikeluarkan untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan kpr, yaitu:


1. Biaya Notaris

Baik developer atau pengembang perumahan dan bank memiliki notaris masing-masing yang melakukan kepengurusan berbagai dokumen seperti akte jual beli (AJB), akte perjanjian KPR, pembuatan sertifikat, bea balik nama dan lain-lain. Biaya notaris ini cukup tinggi dan yang harus membayar jasa mereka biasanya adalah calon pemohon KPR.

 

2. Pajak Penjualan dan Pembelian

Selain biaya notaris, Anda juga harus merogoh kocek untuk biaya pajak penjualan dan pembelian. Besarnya pajak penjualan adalan 5 persen dari total transaksi. Sementara pajak pembelian lazimnya disebut bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang besarnya 5 persen dari (harga transaksi dikurangi nilai jual objek pajak tidak kena pajak atau NJOPTKP).

 

3. Biaya Provisi

Biaya Provisi ini besarnya 1 persen dari total pinjaman KPR yang Anda ajukan dan harus dilunasi sebelum akad kredit KPR dilakukan. Misalnya Anda memohon plafon KPR sebesar Rp 500 juta, maka biaya provisinya adalah Rp 5 juta. Pemungutan biaya tersebut untuk administrasi kepengurusan KPR. Biaya provinsi tersebut dilakukan hanya sekali hingga tenor cicilan KPR anda habis.

 

4. Biaya Asuransi Jiwa

Jangan salah, pihak bank tetap khawatir kalau Anda tidak mampu membayar cicilan KPR karena tiba-tiba meninggal dunia. Hal itulah yang menyebabkan bank merasa penting mengasuransikan Anda. Yang jadi masalah, Anda harus membayar asuransi jiwa itu sendiri.

Jika Anda meninggal dunia, perusahaan asuransi akan membayar semua hutang cicilan KPR Anda kepada bank. Ahli waris Anda tidak perlu lagi membayar, dan bank juga tidak mengalami kerugian gagal bayar.

 

5. Biaya Asuransi Kebakaran

Jumlah asuransi kebakaran juga bermacam-macam. Tergantung perusahaan asuransi dimana bank pemberi KPR itu bekerja sama.

Jalan Beton

WhatsApp Image 2018-08-09 at 14.36.45

Jalan beton merupakan salah satu jenis perkerasan jalan yang sering digunakan sebagai jalan raya maupun jalan lingkungan selain jalan aspal dan jalan paving block.

Beton diandalkan sebagai konstruksi jalan karena memiliki banyak keunggulan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  •    Beton sangat keras sehingga mampu menahan beban yang besar. Kendaraan berat biasanya menggunakan jalan beton.
  •    Beton tahan terhadap cuaca panas saat musim kemarau karena tidak mengalami pemuaian sehingga permukaan jalan stabil.
  •    Beton lebih tahan pada musim hujan karena tahan air. Sehingga Permukaan jalan beton tidak mudah terkikis air hujan, termasuk saat air menggenang atau banjir.
  •    Karena jalan beton tidak mudah rusak, maka tidak memerlukan perawatan yang intens. Sehingga biaya perawatan jalan lebih hemat.
  •    Jalan beton dapat langsung diaplikasikan tanpa membuat pondasi bawah, jika dibuat dengan ketebalan jalan yang sesuai.
  •    Beton juga dapat dipakai di atas permukaan tanah yang lemah tanpa harus melakukan perkerasan lebih dulu.
  •    Bahan baku pembangunan jalan beton lebih mudah didapatkan sehingga suplai ke pelosok daerah sangat memungkinkan.

Perumahan Grand Cendana Residence menggunakan jalan beton sebagai jenis perkerasan jalan rumahnya.

 

Sumber : Kompasiana

Perkembangan Terbaru Grand Cendana Residence

Perumahan Grand Cendana Residence memulai proses pembangunan pada awal tahun 2018 ini. Bulan Februari dimulai dengan pembangunan rumah contoh untuk tipe 22, tipe 30 dan tipe 36. Kemudian, pada bulan Juni mulai pembangunan rumah-rumah konsumen. Pada bulan Juli, Gerbang Grand Cendana Residence sudah jadi. Pada bulan Agustus, akan mulai mengecor jalan di Grand Cendana Residence. Sampai saat ini rumah-rumah di Grand Cendana Residence masih tahap pembangunan.

Video pembangunan Grand Cendana Residence

 

Video Rumah Tipe 30

 

Video Rumah Tipe 36

8 Tahapan Penting Perijinan Perumahan

1. Izin Lingkungan Setempat
Izin ini bergantung pada undang-undang gangguan Pemerintah Daerah setempat. Oleh karena itu, umumnya perijinan ini akan berbeda-beda di setiap daerah. Pendekatan pada masyarakat di daerah yang akan Sadulur gunakan untuk mendirikan perumahan sangat diperlukan dalam memperlancar izin ini.

2. Keterangan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR)
Surat keterangan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) dikeluarkan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA). Tahapan ini masih harus dilakukan karena pembangunan apapun di sebuah kota akan berpengaruh pada tata ruang kota tersebut.

3. Izin Pemanfaatan Lahan
Izin ini dikeluarkan oleh Badan Pertahanan Nasional dan diterapkan untuk para pengembang yang ingin membangun perumahaan di atas lahan yang pada mulanya berupa persawahan. Karena pembangunan perumahan di atas lahan sawah sangat mungkin dapat merubah struktur ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.

4. Izin Prinsip
Izin prinsip adalah perijinan usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Ijin prinsip ini harus dimiliki oleh investor yang baru melakukan usaha atau yang ingin melakukan ekspansi usahanya. Ijin ini pun mempunyai masa berlaku yang harus diperbaharui jika sudah habis masanya.

 

5. Izin Lokasi
Perizinan perumahan tahap ijin lokasi diatur dan dikeluarkan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang. Perijinan ini diberikan pada perusahaan untuk mendapatkan tanah dalam menjalankan usahanya.

6. Ijin Badan Lingkungan Hidup
Ijin dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) diberikan untuk perusahaan dengan kegiatan wajib Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Ijin ini wajib dilalui untuk melindungi pengelolaan lingkungan hidup.

7. Izin Dampak Lalu Lintas
Izin dampak lalu lintas dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan dan diberlakukan karena mobilitas para penghuni perumahaan yang nantinya akan sangat berpengaruh pada lalu lintas sekitar.

8. Ijin Pengesahan Site Plan
Tahapan terakhir adalah ijin pengesahan site plan yang diterbitkan oleh Dinas Pemerintah Daerah Setempat di bawah Kementerian Pekerjaan Umum – Perumahan Rakyat.

Sumber: Herry Tjahjono

Keuntungan Membeli Rumah dengan KPR

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

       Dari tahun ke tahun harga rumah semakin tinggi, hal tersebut dipengaruhi oleh permintaan rumah yang semakin banyak dari tahun ke tahun. Pembelian Rumah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cash dan KPR. KPR singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati masyarakat dalam membeli rumah. Terdapat beberapa keuntungan membeli rumah dengan KPR. Kami akan menjelaskan Keuntungan dari membeli rumah menggunakan KPR.

  1. Biaya Awal Tidak Besar

Beli rumah dengan KPR, Anda tidak perlu menyiapkan dana dalam jumlah besar. Anda hanya perlu membayar uang muka dan biaya proses KPR, Anda sudah bisa mendapatkan rumah. Dengan demikian, tentu kita akan terbantu khususnya jika Anda belum mampu untuk membeli dengan cara cash.

  1. Rumah Siap Huni

Selain biaya awal tidak besar, keuntungan menggunakan KPR Anda bisa langsung menggunakan rumah yang Anda beli tanpa perlu menunggu cicilan lunas. Hal tersebut dapat terjadi jika persyaratan KPR sudah dilengkapi, uang muka dan biaya-biaya sudah dibayarkan serta pengajuan KPR disetujui.

  1. Legalitas Rumah Terjamin

Legalitas rumah yang Anda beli terjamin dan aman. Karena bank hanya akan memberikan fasilitas KPR jika ada sertifikat dan surat-surat yang sah.  Bank juga tentu akan melakukan pengecekan keabsahan sertifikat dan surat-surat tersebut lewat Badan Pertanahan Nasional (BPN). Jadi Anda tidak perlu khawatir akan keaslian surat-surat rumah yang Anda beli.

  1. Pengembang Properti Terpercaya

Pembelian Rumah menggunakan KPR, berarti bank bekerjasama dengan pihak pengembang properti. Bank mencari pengembang properti yang memiliki reputasi baik dan tepercaya. Jadi, jika Anda membeli rumah dengan KPR, anda tidak perlu khawatir akan ditipu oleh pihak pengembang Karena bank akan memilih untuk bekerjasama dengan pihak pengembang yang terpercaya.

  1. Terlindungi dari Musibah

Jika Anda membeli rumah dengan KPR, secara otomatis rumah Anda akan terlindungi dengan asuransi properti. Asuransi properti merupakan syarat mutlak dari pihak bank, yang preminya tercantum dalam cicilan bulanan KPR, untuk melindungi rumah Anda dari risiko kebakaran.

  1. Rumah Anda Dapat Diberdayakan

Jika anda membeli rumah yang berpotensi memberikan penghasilan bagus, bukan tidak mungkin rumah yang anda beli bisa menghasilkan uang. Salah satu contohnya Anda dapat menyewakan rumah tersebut kepada orang lain, sehingga akan meringankan beban Anda ketika membayar cicilan rumah ke Bank.